KWP mengapresiasi kerja keras tim penyelamat sekaligus menyampaikan belasungkawa dan dorongan ketabahan bagi keluarga korban di rumah.
Perkembangan pencarian, wilayah yang telah diperiksa, kendala operasi, dan rencana selanjutnya harus disampaikan secara berkala dengan bahasa yang jelas dan penuh empati
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus meminta aktivitas anak Gunung Krakatau tetap dalam pengawasan lembaga-lembaga terkait
Ketua DPR RI, Puan Maharani meminta pencarian rombongan jurnalis yang hilang dimaksimalkan.
INACA berharap koordinasi lintas stakeholder kedepannya dapat dilaksanakan dalam kerangka Airport Collaborative Decisions Making (ACDM) yang terstruktur dan integratif.
Pelni dapat menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang tetap membutuhkan perjalanan antarkota di tengah adanya penyesuaian operasional penerbangan
Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama.
Berdasarkan pemantauan BMKG aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III (Siaga),
Cabang Merak mencatat 32.280 penumpang dan 8.629 kendaraan pada Jumat (4/9/2026). Sementara pada Sabtu (5/9/2026), tercatat 28.826 penumpang dan 8.075 kendaraan.
Jika terpapar dalam jumlah banyak atau durasi panjang, abu vulkanik dapat mengganggu fungsi organ tubuh.
Pembaruan SIGMET terkini mencatat sebaran debu bergerak hingga ketinggian 20.000 kaki ke arah timur serta ketinggian 50.000 kaki ke arah barat
Berikut sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik.
Masyarakat kerap mengaitkan aktivitas vulkanik gunung ini dengan berbagai mitos, legenda lokal, serta fenomena gaib.
Munculnya pulau gunung api aktif ini tidak lepas dari sisa bencana katastropik letusan maha-dahsyat Induk Gunung Krakatau pada Agustus 1883
Struktur abu vulkanik sangat berbeda dari debu biasa, sehingga penanganan abu vulkanik membutuhkan teknik khusus
AirNav Indonesia terus memantau kondisi ruang udara dan perkembangan sebaran abu vulkanik untuk mendukung pengelolaan lalu lintas penerbangan
Total terdapat 33 penerbangan terdampak di Bandara Soekarno-Hatta.
Berdasarkan data monitoring per 5 September 2026 pukul 22.00 WIB, terdapat 33 penerbangan di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta yang terdampak.